Mengatasi Murid Yang Suka Ribut Dikelas

Mengatasi Murid Yang Suka Ribut Dikelas

Mengatasi Murid Yang Suka Ribut

Mengatasi Murid Yang Suka Ribut Dikelas

Guru Les Privat. Sebagai seorang guru peran kita sangatlah fital di sekolah apalagi kita seorang guru kelas maupun bidang studi apa yang harus kita lakukan. Sebaik dan sebagus apa yang guru rancang dan ciptakan lingkungan kelas yang positif perilaku bermasalah pada siswa atau murid akan muncul. Sebagai  harus bisa menghadapinya dengan cara  efektif dan tepat waktu. Guru Les Privat

Hal ini mencakup beberapa hal yang harus dilakukan seorang Guru kelas/bidang studi saat menemukan atau menhadapi permasalah perilaku siswa atau murid dalam kelas.

 

Intervesi Minor

, masalah-masalah yang kerap muncul biasanya mengganggu aktifitas belajar di kelas. Misalnya, murid mungkin ribut sendiri, meninggalkan tempat duduk tanpa ijin, bercanda sendiri, atau memakan permen di kelas. Strategi yang efektif antara lain adalah:

Menggunakan Syarat Non Verbal

menjalin kontak mata dengan murid. Kemudian beri isyarat atau ekspresi dengan meletakkan telunjuk jari di bibir anda, menggeleng kepala, atau menggunakan isyarat tangan untuk menghentikan perilaku tersebut.

Melanjutkan Aktif Belajar

 

Akan  terjadi suatu jeda dalam transisi aktifitas dalam kegiatan belajar mengajar, dimana pada jeda tersebut murid tidak melakukan aktivitas. Saat itu, murid akan kesana kemari meninggalkan tempat duduknya, mengobrol dengan temannya, bercanda dan mulai ribut. Langkah atau strategi yang tepat adalah tidak mengkoreksi tindakan mereka tetapi segera melanjutkan aktifitas baru berikutnya, masuk sub bab baru atau bab baru dalam pelajaran.

Dekati Murid Atau Siswa Yang Ribut

Disaat murid mulai bertindak menyimpang atau ramai. Guru cukup mendekatinya, secara otomatis siswa biasanya dia akan diam sendiri.

Mengarahkan Perilaku Siswa

Apabila murid/siswa mengabaikan tugas yang kita perintahkan, guru mengingatkan siswa/murid tentang kewajibannya. Guru bisa berkata, “Baiklah, ingat, semua anak – anak harus  bisa menyelesaikan soal matematika ini.”

Memberi Instruksi Yang Dibutuhkan

Kita melihat  siswa melakukan kesalahan kecil saat tidak memahami cara mengerjakan tugas yang di berikan. Untuk mengatasinya Guru harus memantau atau memperhatikan murid/siswa dan memberi petunjuk jika siswa membutuhkan.

Menyuruh Murid Dengan Nada Tegas dan Lansung

Menjalin kontak mata dengan murid/siswa, bersikap asertif, dan menyuruh murid menghentikan tindakannya. membuat pernyataan, singkat dan memantau situasi sampai murid/siswa patuh terhadap perintah guru. Strategi ini bisa dilakukan dengan mengkombinasikan strategi mengarahkan perilaku murid.

Memberi Murid Pilihan

Memberi murid/siswa tanggung jawab dengan  dua alternatif pilihan, bertindak benar atau menerima konsekuensi negatif. Memberi tahu murid/siswa apa tindakan benar itu dan apa konsekuensi bila melanggar.

=============================================

Hotline Service : 0896 8017 6245

=============================================

Intervensi Moderat

Ada Beberapa perilaku siswa/murid yang salah membutuhkan Intervensi yang lebih kuat dibandingkan yang baru saja dipaparkan pada intervensi minor di atas, contoh, ketika murid menyalahgunakan aktifitasnya, mengganggu, keluar dari kelas, mengganggu pelajaran, atau mengganggu pekerjaan murid lainnya. Berikut adalah strategi yang bisa dilakukan:

Jangan memberi privilese atau aktifitas yang mereka inginkan

Apabila seorang guru memperbolehkan murid untuk berkeliling kelas atau mengerjakan tugas dengan murid lain dan murid/siswa malah menyalahgunakan privilese yang guru berikan atau mengganggu pekerjaan temannya, maka anda bisa mencabut privilesenya.

Membuat perjanjian behavioral

yang bisa disepakati dan diterima oleh semua murid. Perjanjian ini harus mencakup semua masukan dari kedua belah pihak yaitu guru dan murid. Jika muncul problem atau masalah dan murid tetap keras kepala, guru bisa merujuk pada kesepakatan bersama yang telah dibuat.

Pisahkan atau keluarkan murid dari kelas

Apabila murid bersenda gurau dan bersikap tidak mengindahkan peringatan Guru, Sebagai Guru bisa memisahkan Murid yang nakal dari murid disekitarnya ataupun mengeluarkannya dari dalam kelas.

Mengenakan hukuman atau sanksi

Menggunakan hukuman atau sanksi sebaiknya tidak melakukan tindakan kekerasan, tetapi bisa dilakukan dengan memberikan tugas mengerjakan soal atau menulis halaman tambahan.

les privat, guru les privat, guru privat, les privat bahasa inggris, les privat Jakarta, bahasa inggris guru, les private, guru les, guru les privat ke rumah, les privat bandung, privat bahasa inggris, biaya les privat, les matematika, guru privat ke rumah, les privat mengaji alquran iqro qiroati tahsin, les privat piano, les privat keyboard, les privat computer, les privat gitar, les privat mandarin, les privat bahasa jepang, les privat renang anak dan dewasa, les privat sbmptn simak ui, les privat gambar lukis manga, les privat olimpiade osn, les privat fisika kimia, les akuntansi, les biologi geografi

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You might also likeclose