Tag Archives: Gurukomputer

Mencari Les Privat di Surabaya

Mencari Les Privat di Surabaya

Guru Privat Surabaya

Guru Privat Surabaya

Surabaya adalah kota bisnis sekaligus kota pendidikan, sama seperti Jakarta, Medan dan Makassar. Di sana, berbagai kampus dan lembaga kursus bertebaran di setiap sudut kota, baik perguruan tinggi negeri, swasta, yang top, yang underground dan tentunya lembaga pendidikan non formal yang menawarkan keterampilan praktis untuk dunia kerja. Kebutuhan akan sumber daya manusia yang profesional membuat kota Surabaya membuka diri terhadap pihak-pihak swasta dalam menyelenggarakan pendidikan teknis untuk memenuhi kebutuhan tersebut.

Termasuk di antara penyelenggara pendidikan adalah para individu yang membuka jasa les privat. Sebagai kota yang kampus favoritnya juga banyak, para pelajar SMU yang berencana melanjutkan pendidikan di kota perjuangan ini juga mempersiapkan diri dengan menambah bekal pelajaran demi mengejar bangku PTN. Meski banyak bimbingan belajar, namun memilih guru privat termasuk salah satu alternatif yang menjadi pilihan bagi mereka.

Bagaimana mencari guru privat yang cocok? Pertama, mintalah rekomendasi dari beberapa teman yang dipercaya. Guru privat bersifat hubungan emosional karena mengajarnya secara personal. Biasanya mereka yang sudah puas atau dekat dengan gurunya merekomendasikan teman-temannya untuk les bersama. Berbeda dengan guru di sekolah yang memang hubungannya sebatas pengajar dan murid, guru privat hanya melayani satu atau sekelompok kecil orang sehingga setiap siswa benar-benar dilayani kebutuhan pelajarannya.

Kedua, mencari guru privat bisa juga melalui lembaga kursus resmi. Di antara pengajar di tempat kursus tersebut, ada guru yang membuka diri untuk mengajar di rumah. Kelebihannya, siswa sudah mengetahui cara guru tersebut mengajar sehingga secara psikologis tidak ada kendala ketika belajar di rumah. Namun kekurangannya, harga menjadi “lebih mahal” dibanding guru les yang tidak berasal dari lembaga resmi. Mengapa demikian? Karena jam mengajarnya hanya ditanggung oleh satu atau sedikit orang sehingga per siswa bisa dikenakan biaya yang lebih tinggi. Jika di tempat bimbel, satu guru “ditanggung” oleh banyak siswa sehingga setiap orang membayar lebih sedikit.

Dan ketiga, carilah guru privat melalui internet. Karena biar bagaimanapun, dunia digital saat ini menjadi ajang promosi yang paling efektif untuk pelaku usaha. Lihat dan pelajari website atau blog mereka, dan nilailah dari apa yang mereka posting di sana.

Pencarian dari Google:

Dicari: Guru Privat Kompeten

Dicari : Guru Privat Kompeten

Tahukah Anda, bahwa Mario Teguh, motivator nasional yang sering muncul di acara Golden Ways, dibayar 750 ribu rupiah per menit? Rhenald Kasali dibayar 50 juta untuk bicara kurang dari 2 jam. Pengacara kondang almarhum Adnan Buyung Nasution dibayar USD 10.000 per jam untuk konsultasi dengannya. Mengapa mereka dibayar mahal? Karena mereka punya kompetensi di bidangnya masing-masing.

Guru Kompeten Guru Profesional

Guru Kompeten Guru Profesional

Saat ini banyak orang yang mengklaim dirinya sebagai pakar di bidang tertentu. Tentu saja tidak salah dan sah-sah saja. Salah satu profesi yang mendorong orang untuk “mengikrarkan diri” sebagai pakar adalah guru privat. Misalnya menyebut sebagai pakar matematika, pakar bahasa Inggris, pakar Fisika dan seterusnya. Dan mereka pun menetapkan tarif yang tinggi untuk biaya kursus privatnya.

Sebenarnya, berapakah biaya yang “pantas” untuk jasa les privat? Tentu tergantung dari kompetensi guru tersebut. Jika dia memang fokus ke bidang tertentu dan punya pengalaman bertahun-tahun, bahkan pernah menulis buku untuk tema tersebut, maka kalau dia menetapkan harga di atas “harga pasaran” tidak serta-merta dicap mahal. Karena itu adalah harga dari sebuah profesionalitas yang dibangun bertahun-tahun. Persis seperti dokter gigi. Mengapa mencabut gigi yang hanya butuh waktu tidak sampai 5 menit biayanya sangat mahal? Karena semakin berpengalaman seseorang, maka semakin cepat orang tersebut menyelesaikan pekerjaannya dengan kualitas terbaik.

Mungkin saja guru privat yang lain lebih murah, tapi butuh waktu yang lama untuk menyerap materi yang disampaikannya.  Sementara guru yang lain lebih mahal, tapi anak mudah menyerap pelajarannya. Ini adalah pilihan. Dan untuk mengetahui rekam jejaknya, bisa menanyakan ke murid-muridnya. Namun apabila tidak memungkinkan, bisa dengan wawancara guru tersebut untuk mengetahui dan mengukur kompetensi keilmuannya serta kapabilitas mengajarnya.

Guru profesional memang punya passion di bidangnya dan juga dalam mengajar. Uang bukan tujuan utama, namun peningkatan kapasitas diri adalah fokus yang dicari oleh guru tipe ini. Makin fokus, makin mahal. Maka tidak heran jika sekolah-sekolah bertaraf internasional selalu menetapkan tarif yang mahal. Wajar, karena guru-guru mereka adalah para profesional di bidangnya masing-masing dan punya passion yang tinggi dalam mengajar.

Les Privat di Jakarta, Apa Saja?

Les Privat di Jakarta, Apa Saja?

Istilah les privat sebenarnya merujuk pada kegiatan belajar mengajar secara personal atau kelompok kecil.  Biasanya materi yang diberikan seputar mata pelajaran di sekolah, dan biasanya pula yang menjadi target pasarnya adalah para orang tua yang anak-anaknya masih SD hingga SMA. Orang tua tersebut menginginkan anaknya jagoan dalam pelajaran yang “complicated” seperti Matematika, Fisika, atau Kimia. Atau mereka memiliki anak-anak yang justru nilainya jeblok di mata pelajaran tersebut. Citra kecerdasan biasanya diukur dari seberapa besar siswa menguasai materi yang sulit. Makin jago hitung-hitungan, makin pintar dianggap orang.

Les Privat Jakarta

Les Privat Jakarta

Selain untuk anak sekolahan, les privat juga ditujukan untuk mereka yang akan masuk ke bangku kuliah. Mereka yang sudah duduk di kelas 11-12 (atau 2-3 SMA) mempersiapkan diri untuk masuk ke perguruan tinggi favorit sesuai jurusan yang diminati. Dan biasanya pelajaran di sekolah tidak cukup untuk menjadi modal buat masuk PTN. Mereka butuh bimbingan belajar tambahan atau malah kursus privat. Pengajar yang dicari adalah yang juga lulusan PTN.

Di kota besar seperti Jakarta, les-les privat memang banyak bertebaran. Dibutuhkan daya kritis yang cukup kuat untuk melihat mana yang abal-abal dan mana pula yang profesional.  Biasanya les privat profesional punya website tersendiri (meskipun hanya berupa blog), diisi dengan konten-konten yang bermanfaat terkait dengan materi pelajaran.  Dan para tutor les privat profesional juga mencantumkan alamatnya dengan jelas di web tersebut, serta tentunya profil mereka. Sementara mereka yang tidak serius alias hanya fokus mencari uang saja cenderung tidak terbuka terhadap profil dan memberikan alamat yang tidak lengkap, hanya nomor handphone.

Selain itu, testimoni juga menjadi ukuran apakah calon guru les tersebut memiliki rekam jejak yang positif atau meragukan.  Meski tentu saja testimoni bisa juga direkayasa, namun kita sebagai calon konsumen bisa meneliti lebih lanjut dari bahasa-bahasanya. Jika testimoni tersebut cenderung memiliki kalimat yang sama, biasanya itu rekayasa. Tapi jika nada endorsment-nya berbeda-beda antara satu orang dengan yang lain, biasanya itu jujur. Dan tempat les yang jujur tidak takut untuk menampilkan diri apa adanya.

Nah, dengan EducationPlus, semua sudah terbukti bahwa lembaga ini adalah lembaga les privat yang profesional dan dapat dipercaya. Ayo hadirkan guru les privat yang bisa Anda hadirkan di rumah untuk membantu proses belajar anak Anda agar bisa menjadi anak yang unggul dalam pendidikan ataupun dalam segala hal. Hubungi hotline kami di 0896 8017 6245

Pencarian dari Google:

Hari gini, belum bisa komputer?

Hari Gini, Belum Bisa Komputer? Weleh, Jangan Sampai deh!

Kursus Les Privat Komputer

Kursus Les Privat Komputer

Di era tahun 1990an, kursus komputer sangat menjamur di berbagai kota di Indonesia, khususnya kota-kota bisnis seperti Jakarta, Medan, Batam, Surabaya dan sebagainya. Beberapa nama tempat kursus terkenal di zaman itu seperti Widyaloka, misalnya, laris manis diminati para peserta. Dulu, tantangan orang untuk bersaing di dunia kerja adalah keahlian komputer dan bahasa Inggris. Apalagi waktu itu Indonesia sedang mempersiapkan diri memasuki era AFTA (Asian Free Trade Area) yang memungkinkan orang luar untuk bersaing mendapatkan pekerjaan di Indonesia. Otomatis, bahasa Inggris sebagai bahasa internasional menempati peringkat kompetensi yang harus dimiliki mereka yang mencari kerja. Selain itu, komputer, yang waktu itu masih eranya Lotus 123, Wordstar, WordPerfect dan (tentu saja) DOS, merupakan primadona ketrampilan yang wajib dimiliki oleh mereka agar bisa memenangi persaingan. Tidak heran kursus komputer saat itu begitu menjamur dan laku keras.

Terlebih di era Google dan tahun2017 seperti sekarang ini, masih lakukah kursus komputer? Tentu saja masih! Bahkan lebih masif. Meski tidak menjamur seperti dulu, namun masyarakat Indonesia memiliki satu “kekurangan” vital yang menyebabkan kenapa kursus konvensional masih dibutuhkan saat ini. Karakter tersebut adalah: malas belajar otodidak. Mereka butuh tutor alias guru profesional yang langsung memberikan arahan dan panduan dalam mengajar. Padahal, pelajaran apa yang tidak bisa didapat secara gratis saat ini? Mau mengerti tentang Microsoft Word? Mau bikin presentasi yang ciamik? Mau buat video tutorial? Mau belajar desain grafis? Mau jago edit film? Cukup googling saja, maka ribuan informasi berkaitan dengan apa yang kita cari akan muncul di layar dalam waktu kurang dari satu detik. Persoalannya adalah, apakah setiap orang mau susah payah belajar materi yang dia minati tersebut sendiri tanpa panduan guru les privat secara langsung?

Hingga saat ini, masih banyak orang yang membutuhkan tutor atau trainer yang bersedia mengajarkan seseorang tentang dunia komputer, mulai dari mengoperasikan software, memanfaatkan internet, menjalankan aplikasi dan sebagainya. Meski di Youtube bertebaran video-video gratis tentang materi teknis, tetap saja orang butuh diajarkan secara langsung. Silahkan perhatikan para pakar internet marketing. Meski mereka sudah menelurkan berbagai macam video tutorial, permintaan private class tetap saja ada. Ini menunjukkan bahwa tidak semua orang bisa belajar dari tulisan atau video. Pengajar yang hadir secara fisik tetap dibutuhkan. Dan itulah sebabnya mengapa kursus komputer masih eksis hingga saat ini.

Nah, di EducationPlus, akan kami hadirkan guru bimbel les privat komputer yang profesional dimana Anda bisa merasakan belajar dengan tutor tapi juga merasakan esensi belajar otodidak, Guru les privat komputer kami bisa Anda hadirkan di rumah Anda dan juga bisa Anda sesuaikan jadwal belajar Anda dengan tutor kami. Keunggulan kami, tidak hanya itu. Tutor kami, Guru les privat komputer kami, juga bisa mengajar murid dari semua kalangan. Baik itu dewasa, anak anak, sampai orangtua yang ingin melek teknologi.

So, segera hubungi Call Center EducationPlus, di 089680176245.

Pencarian dari Google:

Kursus Komputer Les Privat

Kursus Komputer

Hare gene, masih ada kursus komputer?

Di era tahun 1990 an, kursus komputer sangat menjamur di berbagai kota di Indonesia, khususnya kota-kota bisnis seperti Jakarta, Medan, Batam, Surabaya dan sebagainya.

Beberapa nama tempat kursus terkenal di zaman itu seperti Widyaloka, misalnya, laris manis diminati para peserta.

Dulu, tantangan orang untuk bersaing di dunia kerja adalah keahlian komputer dan bahasa Inggris. Apalagi waktu itu Indonesia sedang mempersiapkan diri memasuki era AFTA (Asian Free Trade Area) yang memungkinkan orang luar untuk bersaing mendapatkan pekerjaan di Indonesia.

Otomatis, bahasa Inggris sebagai bahasa internasional menempati peringkat kompetensi yang harus dimiliki mereka yang mencari kerja.

Les Private Komputer

Les Private Komputer

Les Komputer Kurikulum Modern

Selain itu, komputer, yang waktu itu masih eranya Lotus 123,Wordstar, WordPerfect dan (tentu saja) DOS, merupakan primadona ketrampilan yang wajib dimiliki oleh mereka agar bisa memenangi persaingan.

Tidak heran kursus komputer saat itu begitu menjamur dan laku keras.

Namun di era Google seperti sekarang ini, masih lakukah kursus komputer? Tentu saja masih! Meski tidak menjamur seperti dulu, namun masyarakat Indonesia memiliki satu “kekurangan” vital yang menyebabkan kenapa kursus konvensional masih dibutuhkan saat ini. Karakter tersebut adalah: malas belajar otodidak.

Mereka butuh tutor alias guru yang langsung memberikan arahan dan panduan dalam mengajar.

Guru Les Privat Komputer

Guru Les Privat Komputer

Kursus Komputer Program Terkini

Padahal, pelajaran apa yang tidak bisa didapat secara gratis saat ini ? Mau mengerti tentang Microsoft Word? Mau bikin presentasi yang ciamik? Mau buat video tutorial?

Mau belajar desain grafis? Mau jago edit film ? Cukup googling saja, maka ribuan informasi berkaitan dengan apa yang kita cari akan muncul di layar dalam waktu kurang dari satu detik.

Persoalannya adalah, apakah setiap orang mau susah payah belajar materi yang dia minati tersebut sendiri tanpa panduan guru secara langsung ?

Untuk itu adanya kursus komputer tentang program terkini masih tetap dan banyak dibutuhkan oleh orang yang ingin menguasai ilmu komputer.

Les Privat Komputer

Hingga saat ini, masih banyak orang yang membutuhkan tutor atau trainer yang bersedia mengajarkan seseorang tentang dunia komputer, mulai dari mengoperasikan software, memanfaatkan internet, menjalankan aplikasi dan sebagainya.

Meski di Youtube bertebaran video-video gratis tentang materi teknis, tetap saja orang butuh diajarkan secara langsung. Silahkan perhatikan para pakar internet marketing.

Meski mereka sudah menelurkan berbagai macam video tutorial, permintaan private class atau Les Privat komputer dengan mendatangkan Guru Les kerumah tetap saja ada.

Ini menunjukkan bahwa tidak semua orang bisa belajar dari tulisan atau video. Pengajar yang hadir secara fisik tetap dibutuhkan. Dan itulah sebabnya mengapa kursus komputer masih eksis hingga saat ini.

Pencarian dari Google:

You might also likeclose